Penjabat Gubernur Papua Barat Buka Rapat Koordinasi Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah

Sambutan Penjabat Gubernur Papua Barat yang dibacakan oleh staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan Dr. Niko U. Tike, SE. MM" dok.bridamediapapuabarat

MANOKWARI – Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang difasilitasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua Barat melakukan Rapat Koordinasi Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah Dalam Strategi Kebijakan Pemerintahan Dalam Negeri di Aston Niu Hotel, Manokwari Papua Barat secara offline dan online (14/07/2022).

"Sambutan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Dr. Eko Prasetyanto Purnomo Putro, S.Si, M.Si, MA" (dok.bridamediapapuabarat)

Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi dan monitoring atau peninjauan lapangan guna internalisasi beberapa kegiatan prioritas Litbang yang dilaksanakan/dikoordinasikan oleh pemerintah daerah seperti:

  1. Penyusunan indeks inovasi daerah sebagai dasar pembinaan inovasi di daerah dan pemberian dana insentif daerah;
  2. Penyusunan indeks pengelolaan keuangan daerah;
  3. Penyusunan indeks tata kelola pemerintahan daerah;
  4. Pembinaan Litbang sebagai institusi pelaksanaan riset guna perumusan rekomendasi kebijakan di daerah.

"Peserta Rapat Koordinasi oleh beberapa OPD Teknis Provinsi Papua Barat" (dok.bridamediapapuabarat)

Dalam sambutannya sekaligus membuka rapat koordinasi, Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol. (Purn.) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si yang dibacakan oleh staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan Dr. Niko U. Tike, SE. MM mengatakan bahwa kegiatan kelitbangan di daerah merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung pelaksanaan pembangunan, karena fungsi kelitbangan yang sangat penting dan strategis untuk dapat memberikan pertimbangan ilmiah dan juga yuridis sebagai dasar perumusan setiap kebijakan dan rencana pembangunan di daerah melalui penelitian/riset (Kebijakan dan Rencana berbasis Riset).

"Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut, M.Si. FLS (kanan) saat mendampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan Dr. Niko U. Tike, SE. MM (tengah) dalam pertemuan Rapat koordinasi Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah Dalam Strategi Kebijakan Pemerintahan Dalam Negeri" (dok.bridamediapapuabarat)

Lanjut Tike, Badan Litbang Daerah (Balitbangda) yang nantinya akan bertransformasi menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) diharapkan akan mengambil peran penting dan strategis dalam mendukung ekosistem riset dan juga sebagai inisiator dan akselerator Inovasi daerah khususnya di Provinsi Papua Barat. “Saya berharap peran ini dapat dilakukan secara maksimal sehingga BRIDA menjadi inisiator dan akselerator di Provinsi Papua Barat”, tegasnya.

“Saya mengajak kita semua, segenap unsur pemerintahan di Provinsi Papua Barat dan kabupaten/kota untuk selalu, terus-menerus melakukan dan menciptakan inovasi-inovasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat” pesan Gubernur.

"Penyerahan Cinderamata oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Dr. Eko Prasetyanto Purnomo Putro, S.Si, M.Si, MA kepada Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan Dr. Niko U. Tike, SE. MM " (dok.bridamediapapuabarat)

Sementara itu Kepala Badan Litbang Kemendagri yang saat ini nomenklaturnya telah berganti atau bertransformasi menjadi Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Dr. Eko Prasetyanto Purnomo Putro, S.Si, M.Si, MA yang hadir secara offline dalam sambutannya mengatakan bahwa Papua Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak potensi yang sangat menarik. Hal ini sangat perlu untuk kita sama-sama perhatikan dan bantu dalam mengembangkan potensi ini.

Eko berpesan bahwa kita sebagai warga negara yang baik perlu juga membantu pemerintah dalam mensukseskan sebuah kebijakan daerah yang telah ditetapkan oleh pimpinan. Papua Barat saat ini masih kurang dalam hal menciptakan inovasi-inovasi ditengah potensi yang amat besar, oleh karena itu dengan kebijakan-kebijakan yang dihasilkan ini dapat kita ukur keberhasilannya atau seberapa besar kebijakan ini menbawa dampak baik kepada masyarakat melalui suatu metode penilaian kinerja kepemimpinan daerah.

“Untuk menyelaraskan indikator dalam penilaian kinerja kepemimpinan daerah, baik dari pusat hingga ke daerah, ada empat indeks yang perlu diperhatikan yaitu Indeks Inovasi Daerah, Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) dan Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah”, ujar Eko.

"Penyerahan Cinderamata (Rumah Kaki Seribu) oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pembangunan Dr. Niko U. Tike, SE. MM kepada  Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Dr. Eko Prasetyanto Purnomo Putro, S.Si, M.Si, MA" (dok.bridamediapapuabarat)

Kepala BSKDN berharap bahwa dengan adanya kebijakan dalam suatu motede penilaian kinerja kepemimpinan daerah ini dapat mendorong dan memotivasi kepala-kepala daerah untuk membangun daerah menjadi lebih baik dan lebih banyak menghasilkan inovasi-inovasi yang membangun potensi daerah. “Saya berharap daerah dengan potensi yang menarik ini dapat diimbangi juga dengan inovasi-inovasi yang mendukung dari potensi tersebut”, tegasnya.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh 67 peserta secara offline dan 89 peserta secara online. Peserta offline dihadiri oleh pejabat eselon II, III dan IV dari OPD Teknis terkait di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat sedangkan peserta online diikuti oleh OPD Teknis terkait dari 13 Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua Barat. Hadir pula Ketua Majelis Rakyat Papua Max Ahoren dan Rektor UNIPA Dr. Meky Sagrim, SP, M.Si serta beberapa perwakilan akademisi.

"Suasana Diskusi oleh beberapa Narasumber kunci yang di pimpin oleh Ir. Abdul H. Fatamasya, M.Si, Kepala Bidang Ekonomi Pembangunan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (kanan)" (dok.bridamediapapuabarat)

Selain itu juga turut hadir bersama Kepala BSKDN Kemendagri yaitu Sekretaris Badan, Kepala Pusat Litbang Pembangunan dan Keuangan Daerah, Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah, Kepala Pusat Litbang Otonomi Daerah Politik dan Pemerintahan Umum, yang juga sekaligus sebagai narasumber pada rapat koordinasi tersebut. (chr/bridamediapapuabarat)


Banner
Video

Desember

MINSENSELRAMKAMJUMSAB
27282930123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031