Perkuat Kerjasama, BRIDA , Fahutan UNIPA dan RBG Kew Inggris Laksanakan Pelatihan Bersama

"Two Days Training Royal Botanic Gardens Kew" dok.brida_mediapapuabarat

BridaNews_MANOKWARI – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat bersama Fakultas Kehutanan Universitas Papua bekerja sama dengan Royal Botanic Gardens Kew menyelanggarakan Two Days Training di Fakultas Kehutanan UNIPA Manokwari yang melibatkan 3 orang pemateri Dr. Gemma Bramley, Ruth P. Clark, M.Sc, Cecilia Lee-Grant  langsung dari Royal Botanic Gardens Kew, Inggris. Senin (20/11/2023).

Royal Botanic Gardens Kew adalah lahan luas berupa taman dan rumah kaca yang terletak diantara Richmond dan Kew di Barat Daya London, Inggris. The Royal Botanical Gardens Kew juga merupakan nama dari organisasi yang menjalankan Kew Gardens dan Taman Wakehurst Place di Sussex, Inggris.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka peningkatan kapasitas sumberdaya manusia dan kelembagaan, penguatan kerja sama Riset Internasional dan Inisiasi Pembukaan Program Pendidikan Internasional di Fakultas Kehutanan, Universitas Papua.

"Dr. Gemma L. C. Bramley saat presentasi dan sekaligus memberikan training" (dok.brida_mediapapuabarat)

Mengawali kegiatan tersebut Wakil Dekan II Fahutan UNIPA Dr. Yubelince Runtuboy, S.Hut., M.Sc, mengatakan bahwa workshop ini bukan hanya sebuah forum untuk pertukaran ide dan pengetahuan, tetapi juga merupakan langkah maju untuk memperkuat jaringan kerjasama di antara para taksonom, mahasiswa, dosen dan juga praktisi di bidang kehutanan dan pengelolaan sumberdaya alam secara umum.

Runtuboy berpesan kepada seluruh peserta workshop baik dosen maupun mahasiswa agar partisipasi aktifnya dalam kegiatan ini dan semoga workshop ini memberikan manfaat yang besar bagi semua peserta baik dosen maupun mahasiswa yang terlibat dan juga boleh menjadi satu langkah maju dalam rencana kolaborasi ke depan.

Dr. Gemma L. C. Bramley, salah satu pemateri dalam training tersebut mengatakan bahwa “Saya sangat senang diminta untuk memberikan pelatihan di sini, karena kami adalah ahli taksonomi dan terkadang orang tidak begitu tertarik dengan taksonomi, tetapi kami sangat senang membicarakannya dan menjelaskan mengapa hal ini sangat penting”, ungkapnya.

Taksonomi adalah dasar dari semua studi keanekaragaman hayati, dan akan sangat luar biasa jika lebih banyak anak muda yang memutuskan untuk mempelajari taksonomi, dan kami berharap dengan memberikan pengenalan tentang taksonomi, kami dapat mendorong orang-orang terlebih bagi mereka mahasiswa untuk mendalami tentang taksonomi.

"Honorary Research Associate di RBG Kew, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut, M.Si, FLS dan juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Papua Barat saat memberikan beberapa masukan penting pada training yang di lakukan oleh Fahutan Unipa dan RGB KEW" (dok.brida_mediapapuabarat)

“Dan mungkin mereka memutuskan untuk melakukan program sarjana tentang hal itu, atau mungkin mengambil program magister taksonomi sehingga mereka dapat membantu mendokumentasikan keanekaragaman hayati di Tanah Papua dan secara khusus di Papua Barat”, tambah Bramley.

Selanjutnya mewakili Dosen Fakultas Kehutanan UNIPA, Jimmy F. Wanma, S.Hut, M.App.Sc ketika ditemui tim media BRIDA PB, mengatakan “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dapat mengambil bagian dalam perkuliahan yang disampaikan langsung oleh mereka.” Mereka sangat ahli dibidangnya terutama di bidang tumbuh-tumbuhan sehingga, mahasiswa mendapatkan kesempatan yang sangat baik untuk diajari langsung oleh mereka, terutama dalam kelompok tumbuhan tertentu yaitu Cyrtandra dan kelompok tumbuhan Leguminosae, tambah mantan Wakil Dekan III Fahutan UNIPA.

Harapan saya dengan adanya kegiatan ini, dosen-dosen di Fakultas Kehutanan dapat mengembangkan jaringan kerja atau hubungan yang cukup erat dengan para scientist atau para peneliti dari Royal Botanic Gardens Kew sehingga ke depannya ada kesempatan dari dosen-dosen kita untuk membangun kolaborasi dengan teman-teman peneliti dari Kew dan mungkin tidak menutup kemungkinan kalau ada kesempatan-kesempatan yang bisa diisi oleh dosen dan mahasiswa untuk pergi dan belajar langsung di Royal Botanic Gardens Kew di Inggris,” tutup Wanma.

"Training terakhir dan foto bersama" (dok.brida_mediapapuabarat)

Kepala BRIDA Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut, M.Si, FLS yang juga sebagai Honorary Research Associate di RBG Kew, saat ditemui ditempat kerjanya menyampaikan bahwa kami di BRIDA mendukung kerja sama seperti ini karena melalui kegiatan-kegiatan tersebut, hubungan kerja sama antara pemerintah, institusi akademik serta lembaga-lembaga riset luar negeri dapat tetap terjalin baik.

Selain itu dengan kehadiran tim peneliti dari Royal Botanic Gardens Kew, kiranya dapat memberikan transfer ilmu kepada dosen serta mahasiswa yang ada di UNIPA. “Ini kesempatan yang baik bagi dosen serta mahasiswa disini untuk belajar dari mereka”, karena mereka adalah para pakar di bidangnya, jelas Prof. Heatubun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jurusan Amilda Auri, S.Hut., M.Sc, perwakilan dosen Jurusan Biologi Fakultas MIPA Agatha C. Maturbongs, S.Si., M.Sc. dan beberapa mahasiswa Fakultas Biologi. (Tim Mahasiswa MBKM UNIPA)


Banner
Video

Febuari

MINSENSELRAMKAMJUMSAB
28293031123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282912